life after the graduation day…

cautions: tulisan ini agak-agak depresif..

saya sudah lulus..
bukan saja sidang, saya pun sudah diwisuda..
bukan hanya itu..
ijazah sudah saya pegang, artinya revisi sudah saya kumpulkan…
saya sudah mentraktir orang yang penting-penting..
saya sudah mensyukuri kelulusan dengan teman-teman..
saya sudah tidak mempunyai hak atas KTM saya lagi,
pun dengan akses ke perpustakaan..
saya sudah bisa lagi mengantor 8 jam sehari,
artinya saya sudah tidak perlu berlari-lari kesana kemari..

lalu, mengapa saya merasa banyak hal yang hilang ya?

saya…
perempuan…
25 tahun…
sudah bekerja disebuah perusahaan negara selama 4 tahun…
2 tahun terakhir dipakai ‘melarikan diri’ dengan mengejar gelar master yang sudah berhasil didapatkannya…

lalu apa yang sekarang sedang saya cari?
suami??
bagaimana kalau saya bilang “nanti dulu, I have life to catch”
hah?? kehidupan? kehidupan macam apa yang saya cari??

kehidupan yang berdasarkan pelarian?
pelarian dari apa?
“dari kehidupan nyata” kata saya

ah.. saya ingin menjadi mahasiswa lagi..
tak ada yang perlu dirisaukan kecuali tugas dan ujian..

Post-Graduate
by Dorothy Parker

Hope it was that tutored me,
And Love that taught me more;
And now I learn at Sorrow’s knee
The self-same lore.