peter pan syndrome

umur : 26
lokasi : belahan bumi sebelah atas, dimana lelaki dan perempuan tiada bedanya
aktifitas : berbicara, menangis, tertawa, melamun dengan compaq 15 inci
status : agak syok melihat banyaknya undangan kawinan di facebook

dengan penjelasan diatas, rasanya ga salah kalau saya TANPA SENGAJA meng-klik ini

dan mengquote ini

Jangan percaya alasan ‘belum mapan’ atau ‘ada masalah keluarga’. Boleh jadi alasan sebenarnya adalah karena dia merasa Anda bukan perempuan yang cocok, dia punya perempuan idaman lain, atau karena kekasih Anda mengidap sindrom peter pan complex, yang membuatnya menghindari tanggung jawab dan ingin selamanya bebas dari kewajiban

bukan.. ini bukan curcol… 😀
tapi, quote tadi membuat saya terus terngiang-ngiang akan Peterpan syndrome.

Jadi, dalam perjalanan membeli pulsa sore ini, masalah Peterpan menjadi pembahasan antara saya dan teman saya.
Dia bilang “Peter Pan itu sebenernya kisah cinta yang berakhir tragis lagi, sez”
Dan saya berpikir lama sebelum bilang “ah so.. tragis karena dia ditinggal kawin sama Wendy ya?”

Seorang lelaki dan perempuan, berteman.
Sang lelaki sudah mengenal “keluarga” si perempuan (dalam kasus ini adik-adiknya), dan sudah bersahabat baik.
They have so much fun and taking care of each other.
Sahabat si lelaki (dalam kasus ini Tinker Bell) cemburu atas kedekatan si lelaki dan si perempuan.
Peribahasa “boys will always be boys”, menjadikan peran si perempuan sebagai ‘ibu’ bagi si lelaki (wendy dilemma)
Menjadi ‘ibu’ membuat si perempuan ingin merasakan rasa jadi ibu sesungguhnya.
Si lelaki bahagia dengan dunianya dan tidak berpikiran untuk membina hubungan lebih lanjut.
Si perempuan sebel dan mencari lelaki lain yang ingin mempunyai hubungan serius.
Si perempuan dan lelaki lain menikah.

Tampak bisa dijadikan sinetron… Hehe

eh, bentar.. jadi Peter Pan itu sebenernya ceritanya tentang apaan sich??

Iklan

mari belajar himpunan

jangan tanya kenapa tiba-tiba masalah himpunan kembali terngiang-ngiang di kepala saya.. tapi saya lagi pengen berteori… ehem..
jadi, mari kita mulai :p

masih inget kan sama himpunan matematika?
kalau lupa, mari saya ingatkan kembali…

DEFINISI
Himpunan adalah segala koleksi benda-benda tertentu yang dianggap sebagai satu kesatuan. Teori himpunan baru diciptakan pada akhir abad ke-19, la la la la la… bisa dibuka di wikipedia

okei, menuju Himpunan Semesta
Himpunan semesta adalah kumpulan dari semua elemen yang sedang dibicarakan, himpunan semesta digambarkan dalam diagram Venn dengan bentuk persegi seperti ini

gambar diatas berarti S adalah himpunan semesta yang berisi A,B,C,D,E,F,G,H,I,J
atau bisa ditulis S = {A,B,C,D,E,F,G,H,I,J}
contohnya:
S adalah himpunan semua orang didunia, atau bisa kita tulis S={x|x adalah semua orang didunia}
tentunya S itu berisi saya, kamu, dia, tetangga saya, tukang martabak di belokan rumah saya, supir angkot yang kemaren mogok, kecengan kamu yang baru aja nikah, dan lain sebagainya yang ga akan abis-abis saya jabarin.

untuk simplikasi masalah, marilah kita gambarkan semesta ini (seperti halnya semua orang yang lagi kasmaran) hanya berisi saya dan kamu,sayang (disini “kamu,sayang” adalah suatu kesatuan).
maka himpunannya kemudian dapat digambarkan seperti

dengan A adalah semua elemen saya, dan tentunya saya adalah real; dan B adalah semua elemen kamu,sayang, yang tentunya saya harap juga real.

Saya sudah menggambarkan bahwa S={A,B}; bahwa di dalam semesta ini hanya ada saya dan kamu,sayang. Tetapi belum menggambarkan operasi diantara saya dan kamu,sayang.

Saat ini saya hanya akan membahas 2 operasi saja, Irisan dan Gabungan.

IRISAN himpunan A dan B adalah suatu himpunan yang anggotanya merupakan anggota himpunan A dan sekaligus merupakan anggota himpunan B

JADiii apabila C adalah irisan diantara saya dan kamu,sayang. Artinya C adalah elemen saya yang juga merupakan elemen kamu,sayang; dan itu juga berarti elemen kamu,sayang yang juga merupakan elemen saya.

sedangkan GABUNGAN himpunan A dan B adalah suatu himpunan yang anggota-anggotanya merupakan anggota A saja, anggota B saja, dan anggota persekutuan A dan B.

JADiiii apabila C adalah gabungan diantara saya dan kamu,sayang. Artinya C bisa berarti elemen kamu,sayang; elemen saya; atau elemen saya yang juga merupakan elemen kamu,sayang.

Lalu… kalau C itu kita, operasi apa yang terjadi antara saya dan kamu,sayang?
menurut saya itu irisan… ya..

kita adalah irisan saya dan kamu,sayang

bukan.. bukan gabungan… menurutmu itu gabungan?
menurutmu saya gabungan kamu,sayang adalah kita?
jadi walaupun seperti diagram ini, arsiran tersebut adalah kita?

kita adalah semua elemen saya dan semua elemen kamu,sayang; tanpa ada elemen saya yang juga elemen kamu,sayang; dan elemen kamu,sayang yang juga elemen saya?

bukan.. bukan.. kita adalah irisan.. kita adalah irisan.. bukankah irisan juga bisa berbentuk seperti ini?

wajar toh kalau tidak semua elemen saya menjadi elemen kita, dan saya bisa terima kalau tidak semua elemen kamu,sayang menjadi elemen kita. Mari definisikan elemen sisa itu sebagai elemen masa lalu saya dan elemen masa lalu kamu,sayang.

Sehingga:
A = {masa lalu saya, kita}
B = {masa lalu kamu,sayang, kita}, dan
C = {kita}… sekarang… dan seterusnya

selamat menikah kamu dan kamu, semoga bahagia terus dan punya banyak anak cucu (masih banyak negara yang angka pertumbuhan penduduknya minus kok :p)

.
.
.
dan buat kamu,sayang…
mari kita belajar matematika yang dasar saja
seperti kata Glenn Medeiros, Me minus you equals blue

tanen \(^_^)/

ahh.. aku kangen…
aku kangen ngeblog..
aku kangen jalan-jalan ke blog orang..
aku kangen ketawa-ketawa sendiri liat tulisan dan respon orang…
aku kangen bikin postingan..
aku kangen ngomen-ngomen ga nyambung..
pokoknya.. aku kangen.. aku kangen.. aku kangen…

padahal, masih maenan plurk.. maenan fesbuk.. sama orang-orang yang maenan blog juga… tapi tetep aja…
kangen wordpress… 😀
dan pas buka-buka.. rasanya bahagia ^^
seneng aja..
B A H A G I A

kalo bahagia itu emang bisa didapet semudah ini.. kenapa masih banyak orang depresi ya? (padahal sendirinya :p)

jadi inget postingan saya di plurk suatu masa..

“bahagia itu : punya apa, berada dimana, atau sama siapa sich?”

itu bermula dari suatu cetingan saya sama temen kantor saya yang lagi BT sama kantornya (eh, kantor kita berarti ya)
dia cerita kalo dia lagi chat sama istrinya temen kantor kami yang udah keluar dan kerja di luar negeri.. (masih bisa mengikuti?)
anyway, si istri itu bilang “saya seneng sekarang, si mas’e udah kerja di luar negeri.. saya jadi bisa beli barang-barang yang selama ini saya pengenin”
temen saya, yang sedang BT sama si kantor berkomentar “kasian ya istrinya si mas’e itu.. pas mas’e kerja disini ga bisa beli barang apa-apa lho”
saya, dilain sisi berpikiran “kasian ya istrinya si mas’e itu.. bahagianya kok karena bisa beli barang.. padahal dia kan jadi jauh-jauhan sama suaminya”

kesimpulan 1 : bahagia karena memiliki apa itu semu.. (toh, barang bisa rusak kan)

kemudian saya ngelamun-ngelamun lagi..
kali ini saya ngelamunin perjalanan singkat saya ke Italia..
Italia kotanya cantik, orangnya lebih ramah dan tampak lebih ngaco..
over all, saya melihat banyak hal baru, mengalami banyak peristiwa baru, dan banyak ternganga sama semua keindahan yang ada (termasuk para lelaki… *slurp*)
tapi.. ada sesuatu yang kurang lho menurut saya.. tetep aja ada yang kopong.. dan ga merasa BAHAGIA 100%
apa karena ga ada kamu (cie.. gombal mode)

kesimpulan 2
: bahagia karena berada dimana juga ternyata ga puol-puol amat.. karena ternyata masih ada masalah “with whom you shared the place with”

kesimpulan kedua membawa saya ke pilihan ketiga, “SIAPA” mungkin bisa jadi jawaban..
maka… ketika ada seseorang yang onglay di YM, langsung lah dia saya tembak dengan pertanyaan
“menurut kamu, hidup bersama orang yang kamu cintai itu bikin bahagia ga ya?” (masih merefer pada cerita istrinya si mas’e) “maksudnya, emang konsep sepiring berdua walaupun sama kekasih itu masih applicable?”
dan dia malah menjawab “sez, dangdut banget sich.. kenapa kamu yakin kalo kamu nikah sama orang yang kamu cinta, kamu bakal melarat..”

ahahaha…
*mute*