about a girl..

“the best you ever had..
the best you ever had..
is just the memories”

fluorescence adolescence

apa yang kamu simpan sebagai kenangan akan perjalanan kamu?
perintilan suvenir? peta? foto-foto?

saya simpan peta..
peta-peta kota geratisan yang ada di tourist information center

buat apa? buat bukti..
bukti kamu pernah kesana, sez? hmmm.. iyah..

Kemudian saya menatap tumpukan peta-peta yang sudah lecek, tentunya lecek karena peta-peta itu saya pake sepanjang perjalanan. Dan tentunya peta-peta itu ingin saya bawa pulang nanti ke Bandung.. buat oleh-oleh :p
Pertama: membayangkan berat yang akan disumbang oleh peta-peta itu kedalam koper saya
Kedua: membayangkan lokasi saya menyimpan peta-peta itu kelak di kamar saya.
Oh, Ketiga: kalo peta itu saya bawa pulang.. sebenernya itu hanya menunggu waktu sebelum kertas-kertas itu berpindah posisi ke bawah pohon bugenfil di depan rumah..
Sebuah kotak putih yang ayah saya design sebagai tempat sampah…

Saya juga berusaha menyimpan perintilan souvenir, yang kemudian menjadi salah satu tujuan trip saya.
Akhirnya, kegiatan saya menikmati kota yang belum pernah saya bayangkan dapat saya kunjungi sebelumnya terkadang suka terganggu oleh keinginan saya mencari-cari perintilan…

Yak.. Memang, Photo adalah hal yang paling pas untuk sebuah kenangan perjalanan.. tapi kemudian teman saya bilang

taking pictures is like transfering your memory into giga bytes

.
.
.

perjalanan berakhir..
saatnya mentransfer giga bytes of memory ke dalam laptop..
.
.
Dan saya menyadari..
all the feelings that I have during the journey
ga bisa digambarkan hanya dengan pixel-pixel itu
ga bisa diwakilkan dengan perintilan-perintilan itu
ga bisa dijabarkan dengan peta-peta itu
tapi semuanya tersimpan manis di suatu celah dalam otak saya.. memori saya..
yang walaupun bisa kamu ragukan kebenarannya, tapi itulah perjalanan saya yang sesungguhnya, yang jauh lebih indah dari photo-photo itu, yang jauh lebih lucu dari souvenir-souvenir itu, yang jauh lebih rumit dari peta-peta itu, yang benar-benar merupakan kenangan berharga untuk saya dan saya sendiri.

My souvenir is my memory.. Adakah yang kurang hebat dari itu?

Apapun yg kamu lihat, hirup, raba, bahkan yg terlewat sekalipun. Itu the journey sesungguhnya bwt saya… bukan begitu eh, kawan🙂

19 thoughts on “about a girl..

  1. Mirip ipar gue yg bawa pasir tiap pulang dari pantai😀 Katanya sih buat koleksi.

    ______
    disimpen di botol aqua, mesti.. hehe
    tapi kalo bawa pulang pasir pantai, saya mah banyakan omelan si ibu-nya..
    “pabalatak eta.. ngaririweuh wae” hehehe

  2. agree, karena suvenir apapun yg kita bawa dari perjalanan kita juga gak akan pernah mampu menjelaskan apa yang kita rasakan dan apa yg kita alami selama perjalanan kan?

    _____
    iyaaaa😀

  3. kalo saya nyimpen kartupos.
    tapi emang, sensasi perjalanan itu terarsip rapi di memori😛
    *termasuk pengalaman nginep di hotel murah di jerman yg shared bathroom; pagi2 mo ke kamar mandi ada bapak2 jalan2 pakei kolor doang (doh) (doh) (doh)*

    _____
    haha.. betooll.. pengalaman paling asik itu nginep di hostel yang shared room
    ketemu banyak orang baru dari banyak tempat yang berbeda..
    termasuk kebiasaan aneh mereka… hihihi
    eh, saya juga sich nyimpen post card :p

  4. setelah beberapa lama kesana kemari, ada hal yang saya catat. kadang saya menyingkirkan kamera, menunda update status fesbuk dan duduk saja menikmati tempat yang sedang saya kunjungi.

    yang disimpan di otak jauh lebih awet daripada lembaran peta atau kepingan CD album foto😀

    _____
    terus kapan kamu ke Dortmund?😦

  5. euhhh, kirain teh ada apaan… iya-iya bener, kenangan itu cuman ada disitu, duduk manis di sebuah tempat disela-sela otak mu, bukan dari tumpukan peta, atau pun oleh2 yang bakal ngeberat-in koper yang dibawa.. jadi, PULANGLAH, bawa memori kecil itu ke bandung, kami-kami udah gak sabar denger cerita yang panjang (siga nu ek di nina bobo keun wae ieu teh) ^^

    _____
    ocol ih.. membuat saya terharu😥
    tunggulah saya pulang, teman.. di tempat yang menjual wasgitel itu :p

  6. lah… aku pelupa…
    kalo cuma aku simpen dimemori otak, biasanya ga bisa menyimpan utuh semua rekaman perjalanan itu.
    paling cuma inget beberapa hal, ga detil, yg paling membekas. utk aku, kadang aku catet di blog, foto, utk membantuku mengingat bahkan siapa tau berguna utk orang lain yg pengen mengunjungi tempat yg sama😛

    tp jarang nyimpen printilan2 suvenir gitu sih. kenapa yah… ga terlalu aware thd hal2 kek gitu. foto, udah cukup lah. yg penting tau, udah pernah ke situ. perkara pengen dateng lagi, ya gampang.

    _____
    itu juga suvenir nantinya paling berpindah tangan kepada ibunda.. hehe
    selalu juga pengen nulis caper-nya.. tapi seringkali rasa malas itu sulit dilawan ya :p

  7. buat aku, salah satu pengingat yang cukup tahan lama itu suvenir, bukan gantungan kunci dll tapi benda-benda ‘turis’ yang bisa dipakai sehari-hari. setiap kali pake daster bali yang semriwing atau sandal jepit norak bermanik-manik, rasanya pikiran ikut terbang ke tempat liburan. merasakan lagi rileksnya, sinar mataharinya, semilir angin pantainya😛

    _____
    pasti seringnya beli kaos nich :p

  8. kembali melihat photo2 sewaktu liburan membuatku kembali mengingat2 kejadian2 yg dirasakan saat itu..
    ehmm ternyata banyak tempat, banyak kisah, banyak kawan dan banyak kenangan suka duka yang ada….^_^…

    Jadi nggak sabar untuk petualangan selanjutnya😀

    _____
    tujuan berikutnya, kemana? :p

  9. masalahnya gw pelupa,,
    ada sezsy lewat depan mata, empat langkah ke depan gw lupa kalo ada yang lewat…:p
    yang ada dalam memory saya adalah perjalanan 10 tahun saya di jalan pajajaran 154😦

    _____
    muhahaha.. siap mas, bentar lagi saya buka layanan curcol😉

  10. Mengingat kembali semua kenangan perjalanan memang sangat menyenangkan….

    Tp tidak bagi org pelupa macam saya…jd ya banyak mengandalkan foto/video utk pemancing.😀

    _____
    saya juga sama pelupa-nya.. sebuah poto, dan semua memori itu meluap kembali ya

  11. Memoriiiiii.. kau membukaaaaa… luka lamaaaaa… yang kuingin lupaaaaaaa….

    Eh? Maap, salah lagu (ninja)

    _____
    sejujurnya itu lagu wajib saya pas masih SD, met..
    huehehe
    *buka youtube*

  12. quote-an kedua setelah agama itu yaaa🙂 copy left copy left…

    ____
    kalo di blog aja di tuntut… apalagi di paper…
    *tiba-tiba pengen autan 2 kilo*

  13. D’ya feel this to? sometimes when we’re so busy taking the pictures of what we see so lovely in our journey, we actually missed the lovely moments that we could capture in our mind. That’s why many times i prefer left my camera behind.

    *Teringat seorang bapak bule tua yang hanya duduk dan meminum kopi sembari memandang fajar di Gunung Bromo sementara ratusan orang lainnya sibuk berebut gambar mentari terbit*

    _____
    iyah..iyah.. makanya saya lebih suka dipoto daripada moto (blush)

  14. Setuju banget!
    Dulu gue juga sering gitu tuh..
    Sering cari ina ini demi membawa serpih memori ke dunia nyata..
    Tapi lu bener banget non..
    What we have, the memory, the feeling…
    That’s the truest souvenir😉

    ____
    for you and yours only😀

  15. “Aku pernah ke San Francisco, Honolulu, Tokyo, Manila serta sejumlah tempat lain, namun ke mana pun aku berjalan, aku hanya bertemu dengan diriku sendiri.

    Kota hanyalah menegaskan kesendirianku, kujalani perburuan sunyiku untuk meraih apakah yang sebenarnya?.”

    (Niels Mulder, 2007)


    hi lam kenal
    freska kesepian tuh..:D

    salam dari munster…
    handi

    ____
    lho.. lho.. hehe
    freska udah aku kenalin tuh sama anak Linnich.. hehe
    salam buat anak-anak Muenster..
    saya suka quotes-nya.. Danke😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s